Angka Perceraian di China Meningkat Akibat Karantina Virus Corona, Kok Bisa? :: Nusantaratv.com

Angka Perceraian di China Meningkat Akibat Karantina Virus Corona, Kok Bisa?

Setidaknya Lebih Dari 300 Pasangan yang Akan Bercerai Sejak 24 Februari 2020.
Angka Perceraian di China Meningkat Akibat Karantina Virus Corona, Kok Bisa?
Ilustrasi perceraian. (WinNetNews)

Jakarta, Nusantaratv.com - Angka perceraian di China meningkat tajam. Hal ini terjadi akibat banyak pasangan menghabiskan waktu terlalu lama di rumah selama karantina virus corona (COVID-19).

Diansir dari Daily Mail, Rabu (17/3/2020), sejak 24 Februari 2020, setidaknya lebih dari 300 pasangan yang akan bercerai. Hal itu dikatakan Lu Shijun, manajer pencatatan pernikahan di Dazhou, Provinsi Sichuan.

Pemerintah setempat meyakini jika angka perceraian di China meningkat disebabkan pasangan ini terlalu lama bersama ketika menjalani karantina virus corona.

Tingkat perceraian (di distrik) telah melonjak dibandingkan sebelum (wabah virus corona) - kata Lu.

Pasangan muda menghabiskan banyak waktu di rumah. Mereka kerap berdebat karena sesuatu yang sepele, dan akhirnya memutuskan untuk bercerai - lanjutnya.

Baca Juga: Bagaimana Mempertahankan Pernikahan Tetap Langgeng?

Sementara itu, faktor lain yang menjadi alasan karena beberapa kantor pemerintah tutup hampir satu bulan selama karantina virus corona, sehingga penanganan menjadi sangat lambat.

Kondisi serupa juga terjadi di Xi'an, Provinsi Shaanxi, yang juga mengalami peningkatan perceraian yang terjadi sejak 1 Maret 2020. Satu kantor pencatatan pernikahan bisa menerima 14 permintaan perceraian dalam satu hari. Para pejabat di Fuzhou, Provinsi Fujian, memutuskan membatasi permintaan perceraian menjadi 10 pasangan per hari.

Di sisi lain, para peneliti berdebat mengenai apakah menghabiskan waktu dalam jarak dekat itu bermanfaat bagi pasangan. Sebuah studi pada 2018 menemukan pasangan yang hidup bersama sebelum menikah memiliki tingkat perceraian yang lebih rendah pada tahun pertama, dibandingkan dengan pasangan yang tidak hidup bersama. 

Tapi tingkat perceraian yang lebih tinggi muncul setelah orang yang hidup dengan pasangan mereka selama lima tahun atau lebih. Penelitian lain menunjukkan hidup bersama dapat melindungi pasangan dari perceraian.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0