Menguak Misteri Terbesar Abad Ini: Makan di tempat vs dibungkus :: Nusantaratv.com

Menguak Misteri Terbesar Abad Ini: Makan di tempat vs dibungkus

Selain pertanyaan ayam sama telur duluan mana, pertanyaan soal kenapa makanan jadi ngga enak kalau dibungkus juga jadi misteri yang belum terpecahkan.
Kenapa rasa makanan dibungkus dengan dimakan langsung beda?/hipwee.com

Nusantaratv.com - Selain pertanyaan ayam sama telur duluan mana, pertanyaan soal kenapa makanan jadi ngga enak kalau dibungkus juga jadi misteri yang tak pernah terpecahkan. Makanan di warung atau restauran emang selalu terlihat menggiurkan. Jadi ketika kamu nggak punya banyak waktu, kamu pun berpikiran untuk bungkus makanannya aja.

Kamu pun sudah membayangkan nanti di rumah bisa makan enak, seenak kalau makan di restauran. Pas uda sampai rumah, kamu pun nggak sabar buat makannya. Tapi apa daya, rasa makanannya ternyata lumayan beda jauh kayak yang biasa kamu makan di tempatnya langsung. Kamu pun mulai bertanya-tanya, ada apa gerangan dengan perubahan rasa makanan yang dibungkus ini.

Anggapan umum ini seringkali dikaitkan dengan hal-hal mistis, yang katanya pakai pesugihan lah, diludahi tuyul lah, dibantu jin lah, pokoknya macam-macam deh. Nggak sedikit orang yang jadi percaya, apalagi kalau yang cerita ngaku bisa lihat makhluk gaib dan menyaksikannya dengan mata kepala sendiri. Wah, makin yakin aja. Padahal kalau coba ditelaah dengan santuy tanpa buru-buru, ada sejumlah faktor yang masuk akal untuk menjawab keresahan kita selama ini. Kira-kira apa sih yang bikin makanan terasa lebih enak kalau makan di tempat?

Baca Juga: Viral Kurir Pizza Nekat Ludahi Pesanan Sebelum Diberikan ke Pelanggannya

1. Alasan pertama adalah perubahan suhu pada makanan yang kita bungkus. Karena dibawa pulang, kita jadi nggak bisa menikmatinya selagi panas

Lebih nikmat selagi hangat via www.ruangmuslimah.co

Soal ini kayaknya nggak perlu lah minta penjelasan njelimet dari ahli kuliner. Berkaca dari pengalaman kita makan selama hidup ini aja, makanan yang udah mendingin tentu rasanya udah nggak seenak waktu masih panas atau hangat. Nah, “teori” ini juga berlaku saat kita membungkus makanan dari restoran atau warung makan. Makan di tempat akan lebih nikmat karena makanan baru dimasak tepat sebelum dihidangkan. Beda saat dibawa pulang, kita baru menikmatinya bermenit-menit (atau bahkan berjam-jam) setelah dimasak di mana suhu makanan pasti udah berubah.

Selanjutnya

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0